Tampilkan postingan dengan label Catan/Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Catan/Puisi. Tampilkan semua postingan

Polemik ucapan Ustadz Reza Basalamah tentang ISIS.

Febrian Iskandar | 14.35 | 0 komentar
Assalamualaikum
Ustadz Reza Syafiq Basalamah adalah salah satu ustadz yang akhir-akhir ini terkenal dengan ceramahnya di youtube. Ustadz syafiq  Basalamah menyelesaikan   sekolah doktornya di Universitas Madinah (Islamic University Of Madinah). Menilik dari biografi ustadz Reza adalah seorang yang cerdas dengan dan memiliki pemahaman yang luas ditambah dengan kepribadian yang rendah diri dan juga mudah bergaul. Saya menyukai ustadz Reza dengan ceramah-ceramahnya yang lugas di youtube dan saya sangat berharap dapat bertemu dan belajar langsung dengan beliau.

Sebagai pengagum tentu sangat memperhatikan seseorang yang di kaguminya begitu pula selayaknya saya yang mengagumi seorang ustadz  Reza. Tentu bukan hanya dia satu-satunya orang yang aku kagumi. Ada banyak ustadz-ustadz sunnah yang sama seperti ustadz basalamah. Tapi karena beliau yang sedang Viral di MedSos maka beliaulah yang menjadi sorotan utama saya pada hari ini. Terkhusus pada kasus beliau menjelaskan bahwa ISIS adalah Al-Qaedah. Al-Qaedah dan ISIS lahir dari pemikiran-pemikiran Ikhwanul Muslimin, Seseorang ketika mendengar seperti itu maka dia akan berfikir bahwa Ikhwanul Muslimin adalah cikal bakal terbentuknya ISIS dan Al-Qaedah.

Jika ingin mengenal Ikhwanul Muslimin maka cobalah untuk membaca sejarahnya dan mengikuti Alur sejarahnya sampai mana pergerakan mereka dan sebatas  mana fikir faham mereka. Tentu jangan hanya mengenal pergerakan Ikhwanul Muslimin tetapi cobalah telusuri pergerakan  ISIS dan  Al-Qaedah juga berasal dari mana dan untuk siapa. Saya tidak akan membahas sejarah disini karena akan panjang, dan juga saya bukan seorang ahli sejarah atau peneliti  pergerakan Islam Dunia, saya hanya manusia biasa dengan kelemahan ada dimana-mana dan juga pemahaman yang  tak seberapa. Tapi saya akan ulas dari kejadian beberapa tahun silam yang melibatkan Ikhwanul Muslimin dan bagaimana mereka menghadapi segala macam ujian di sana.

Mari kita lihat kejadian kudeta tahun 2013 yang masih hangat dalam ingatan kita, Teradi kudeta di Mesir dengan presiden terpilih yang legal akan hukum namun menganut paham Ikhwanul Muslimin yaitu Muhammad Mursi (Semoga Allah menjaga dan merahmatinya). Disana kita lihat kegilaan militer Mesir menyerang membabi buta pada kelompok Ikhwanul Muslimin yang hanya warga sipil tanpa senjata. Mereka di serang saat solat dan di penjarakan  bagaikan hewan dengan tuduhan mengada-ada. Jika mereka adalah cikal bakal dari ISIS atau Al-Qaeda, maka dapat dengan mudah terjadi pertumpahan darah di Mesir. Karena masa Ikhwanul Muslimin lebih besar dari masa As-Sisi. Jika mereka terkait dengan Al-Qaedah dan  ISIS tentu sekarang Mesir sudah seperti suriah dengan senjata dimana-mana dan perang tak akan  terhindarkan lagi. Tetapi mereka serahkan semuanya kepada Allah dengan berdo'a dan berusaha hanya dalam bentuk Aspirasi saja. Tak ada yang  angkat senjata atau bom bunuh diri disana sampai saat ini.

Ingat pada satu tahun yang lalu di Turky tepatnya pada tanggal 15 Juli 2016 terjadi kudeta yang di sponsori oleh negara luar agar menghendaki kehancuran Islam hampir sama seperti mesir, tetapi karena  galal maka lahirlah aksi BOM pada bulan desember tahun 2016 yang menewaskan banyak orang, tentu kita masih ingat siapa yang bertanggung jawab pada BOM Desember silam, merekalah ISIS yang katanya anak dari Ikhwanul Muslimin. Tentu seorang anak tidak akan mencelakai ibunya apalagi membunuh Ibunya. Jadi jelas menurut pemikiran saya bahwa ISIS dan Ikhwanul Muslimin adalah kelompok yang bersebrangan.

Menurut analisa saya melihat panasnya politik Timur Tengah saat ini, maka kita bisa lihat peran para musuh Islam dalam menggulingkan Qatar dan juga menargetkan Turky kedepannya karena kedua negara itu adalah negara Islam yang adi daya. Musuh-musuh Islam tidak akan pernah hidup tenang dan senang sebelum jika melihat Islam itu sendiri berjaya dan mengancam eksistensi mereka. Lihatlah siapa yang ada disamping Arab Saudi saat ini, mereka (Amerika Serikat) yang membisikan benih-benih permusuhan antar umat muslim, lihatlah sejarah runtuhnya khilafah Turky Ustamiyah, jika kita membaca sejarah itu berawal dari fitnah dan adu domba antar muslim sehingga umat Islam segi ekonomi dan pemerintahan menjadi lemah.Seorang pejuang seperti Said Nursi yang menjadi korban dan saksi jatuhnya masa-masa khilafah Islamyyah. Mari belajar sejarah sebelum bicara menjastifikasi sesuatu.

Bukan bermaksud untuk mendukung Ikhwanul Muslimin tetapi hanya mencoba mencurahkan pemikiran saya tentang kondisi saat ini. Jika saya salah itu datangnya dari diri saya pribadi dan saya mohon maaf serta mohon di koreksi. Jika itu benar maka kebenaran milik Allah semoga Allah meridhoi apa-apa yang saya tulis disini. Salam Ukhuwah saya seorang pengelana yang fakir akan ilmu dan penuh dengan dosa.

Rintihan Anak Negeri

Febrian Iskandar | 21.12 | 0 komentar
     


Wahai ibu pertiwi
Inilah suara negeri
Teriakan kami tak didengar lagi
Tuntutan kami tak beararti
Yang benar masuk jeruji
Yang salah bebas kesana-kemari

Wahai ibu pertiwi,
Hukum dinegeri ini telah dikebiri
Lonceng kematian hanya untuk anak negeri
Jeruji besi untuk pejuang negeri
Keadilan sulit untuk dicari.

Wahai Ibu pertiwi...
Para penjahat kini dihormati
Para penjilat kini ditakuti
Pancasila kini tak berarti
Undang-undang kini dijual beli.

Wahai ibu pertiwi,
Kemana harus kami mencari?
Seolah negeri tak punya harapan lagi,
Kemana harus bertanya?
Seolah pejabat negara semua pendusta
Kemana harus aku mengadu?
Seolah penegak hukum tak ada.

Wahai ibu pertiwi,
Lahirkanlah pahlawan sejati
Hancurkanlah penghianat negeri.
Buatlah kami tersenyum kembali,
Jadikanlah aksi ini
Titik balik dari kegelisahan kami.

Cinta itu malaikat tanpa sayap.

Febrian Iskandar | 07.01 | 0 komentar

Bicara tentang cinta tak ada habisnya.
Karena setiap harinya kita membutuhkan cinta dan  harapan.
Bicara tentang cinta tak ada matinya,
Karena setiap kata cinta memiliki seribu makna dan tujuan.
Namun terkadang cinta membuat kita terseok-seok di jalanan kehidupan.

Cinta hakiki adalah cinta yang harus saling  memiliki.
Tak ada penghalang yang dapat menghadang.
Memiliki seribu tujuan untuk menggapai masa depan.
Tapi cinta hakiki hanya miliki Ilahi Rabbi.
Ketika cinta tak bertepuk sebelah tangan.
Memiliki tujuan yang indah untuk masa depan.

Namun manusiawi saat cinta telah menghampiri.
Mencintai orang yang cinta Ilahi Rabbi.
Cinta itu tak harus memiliki.
Saat melihatnya bahagia itu cukup  menenangkan diri.

Orang menyebutnya malaikat.
Saat terjatuh dia datang untuk membatu berdiri.
Saat bersedih dia datang menghapus air mata di pipi.
Saat marah dia bawakan kehangatan untuk menenangkan diri.

Malaikat itu tanpa sayap.
Tak banyak bicara walau kondisi dekat.
Tak banyak bertanya saat kau merana.
Karena ia mengerti apa yang sedang terjadi.
Hanya butuh aksi untuk membuatmu tersenyum kembali.


Cinta itu bagaikan malaikat tanpa sayap.
Saat bahagia ia akan jauh tanpa sebab.
Saat tertawa ia akan memandang dengan senang.
Saat itu pula ia akan melambaikan tangannya.
Hanya berucap semoga bahagia bersamanya.

Katanya Indonesia Merdeka...

Febrian Iskandar | 07.30 | 0 komentar

Katanya Indonesia telah Merdeka.
70 Tahun telah menjadi bangsa yang jaya.
Tak ada yang tertindas dan teraniaya.
Bebas dari penjajahan dan kesengsaraan rakyatnya..

Katanya Indonesia telah merdeka...
Nyatanya penjajahan telah terjadi di mana-mana.
Harta dan kekayaan hanya untuk yang berkuasa.
Hukum hanya untuk para penjilat dan penguasa.
Kejujuran dan keadilan tak memiliki harga.
Sumpah jabatan hanya permainan saja.

Katanya indonesia merdeka...
Tapi kemana pancasila kita?
Berketuhanan yang maha esa.
Tapi kenapa sumpah jabatan tak ada makna?
Manusia yang adil dan beradab.
Tapi dimana keadilan dan adab negeri kita?
Persatuan Indonesia.
Tapi kenapa fitnah jadi penghancur negara?

Katanya indonesia merdeka...
Tetapi kekayaan emas dikuasai  Amerika.
Perindustrian di kuasai oleh Singapura.
Pemilik usaha mikro atau makro di kuasai oleh Cina.
Yang berkuasa rata-rata para Warga Negara Asing.
Sedangkan Warga Negara Indonesia tertindas di negara sendiri.

Selamat ulang tahun Negeriku.
Darah para pejuang telah lama membeku.
Inilah kado ulang tahun bagimu.
Penguasa yang berfikir Sing karepku.
Semoga para penghianat negeri ini segera menjadi abu.


Puisi untuk ibu ~ Suara hati anakmu.

Febrian Iskandar | 08.25 | 0 komentar


Ibu,,,
Aku kangen ibu,,,
Dalam kesetiap harianku mengharapkan kasih sayangmu.
Selama ini aku butuh perhatianmu…
Aku butuh kasih sayangmu,,,

Ibu,,,
Engkau adalah teman sekaligus ibuku…
Engkau mengerti keadaan aku dan bahkan curhatan ria ku…
Begitu banyak tuntutan yang aku berikan…
Aku menuntutmu menjadi sahabat bahkan menjadi malaikat.
Disamping itu aku menuntutmu menjadi ibu yang hebat…

Ibu,,,
Dosakah aku yang begitu banyak tuntutan padamu.
Dosakah aku yang setiap hari meminta bantuan padamu ibu…
Dosakah aku yang saat ini jauh darimu masih butuh perhatianmu…
Engkau pelita hidupku disetiap relung jiwaku.

Ibu,,,
Maafkan aku yang tak hadir saat kau sakit…
Maaf kan aku yang tak ada saat kau butuh aku…
Maafkan aku yang jauh darimu saat untuk sementara waktu…

Ibu…
Ingin aku pulang bersamamu…
Ingin aku hadir disaat kau membutuhkanku…
Ingin aku menebus kesalahan dan dosa yang aku perbuat padamu…
Hanya do’a yang bias aku berikan untukmu…
Berharap ridho Allah yang selalu melindungimu…
I Love my mom…

Tarian Hujan

Febrian Iskandar | 21.20 | 0 komentar

Tarian Hujan...
Saat mentari mulai muncul,
Engkau lebih dahulu menyirami bumi.
Saat mentari kan tersenyum untuk ku.
Engkau lebih dahulu tersenyum melalui pelangi.

Tarian Hujan...
Engkau adalah sumber kehidupan.
Yang membuatku berdo'a pada tuhan.
Tarianmu bagaikan melodi cinta
Yang memberikan ketenangan di dalam dada.

Tarian Hujan...
Engkau suarakan rindu masa lalu.
Yang menari-nari dalam ingatan.
Engkau memberi harapan masa depan.
Layaknya harapan padang gersang.

Tarian Hujan...
Melodi cinta engkau nyanyikan hari ini.
Melodi rindu engkau dendangkan tadi pagi.
Bertanya-tanya apa maksud semua ini.
Tersenyum rindu yang membaca tulisan ini.

Selamat Hari Guru + Puisi untukmu.

Febrian Iskandar | 16.50 | 0 komentar
Sejak TK, SD, SMP, bahkan sampai SMA aku mengenal kata guru yang mengajarkanku berbagai macam ilmu duniawi dan agama. Sejak kecil hingga sekarang berbagai macam guru yang telah mengajariku dari hebat sampai sok-hebat, dari guru yang tanda jasa sampai pada tanpa tanda jasa, dari yang tua sampai yang muda. Terima kasih guruku... Hari ini adalah hari guru aku sampaikan do'a untukmu agar kelak engkau bahagia selalu.

Kali ini aku akan cerita tentang guruku yang telah mengajariku dan membimbingku sepenuh hati tapi tanpa tanda jasa hanya mengharapkan ridho dari ilahi Robbi. Merekalah yang saat ini siang bekerja sesuai statusnya dan malam mengajar sebagai kewajibannya. Dia begitu mengerti keadanku pada saat ini hampir sama kayak orang tuaku. Ringan tangannya dalam membantu dan tenang hatinya dalam memberi ilmu. Se-persen pun aku tak berikan uang padanya namun saat aku butuh uang Allah kirim dia untuk membantu aku. Terima kasih wahai guru ku yang telah mengerti dan membantu aku dalam mengarungi dunia yang penuh gelombang ini. Puisi untukmu wahai guru-guruku, walau jelek tapi datangnya dari hatiku.:

Guruku...
Engkau begitu mengerti hatiku.
Engkau begitu mengerti sifatku.
Engkau begitu memahami kekuranganku.
Tapi engkau begitu lembut mengajariku.

Guruku...
Satu minggu aku tak bertemu denganmu.
Hati ini bagai padang pasir yang tandus.
Dosa setiap hari menumpuk bak gunung.
Lalai diri ini tak ada yang urus.

Guruku...
Setiap minggu kau ingatkan amalanku.
Setiap minggu kau kuatkan imanku.
Setiap minggu kau tambahkan ilmuku.

Tapi...
Tak pernah kau merasa rugi.
Tak pernah kau merasa bosan.
Setiap yang engkau berikan.
Tak pernah kau harapkan imbalan.

Terima kasih guruku.
Setiap minggu mengajariku.
Kaulah pahlawanku.
Wahai murobbiku.

Ingat surga dan neraka.

Febrian Iskandar | 23.32 | 0 komentar

                Apakah anda ingat surga saat ini? Atau anda ingat neraka? Apakah anda ingat dosa hari ini, atau malah ingat pahala? Mungkin sudah kita koreksi kegiatan kita malam ini sebelum tidur sambil mengingat-ingat kesalahan kita hari ini untuk tidak bertobat dan tidak mengulangi di hari esok. Tak lupa pula kita koreksi kebaikan kita apakah hari ini kebaikan kita mengandung riya’ sehingga membatalkan para malaikat yang sedang membangun istana kita di surga. Mudah-mudahan hari ini tidak ada kebaikan kita yang mengandung  riya’ amin...

                Saudaraku, Kita ini adalah mahluk yang paling sempurna di ciptakan oleh Allah, jadi kita di beri suatu keistimewaan yaitu derajat yang tinggi bahkan saat nenek moyang kita di ciptakan malaikat, jin dan setan semua disuruh untuk sujut kepada nenek moyang kita yaitu nabi Adam As, kecuali mahluk yang membangkan yang tidak mau sujut pada nenek moyang kita. Ternyata saat nenek moyang kita dilahirkan kita sudah diberi keistimewaan, sungguh besar rahmat Allah kepada kita. Tapi kenapa kita tidak membuat diri kita mulia di hadapan Allah bukankah kita di lahirkan di dunia ini untuk menanam bibit di akhirat kelak?

                Apakah saudara ingat surga? Tentu saat kita mendengar ayat-ayat Al-Qur’an tentang surga kita akan terbayang betapa indahnya surga itu dan bagaimana rasanya tinggal di sana. Sungguh tak pernah hilang dari angan-angan kita untuk segera menghuni surga itu. Tapi apakah kita sudah mempersiapkan isi surga kita atau masih berbentuk tanah datar yang belum di bangun apa-apa?
Saat kita dapatkan pahala maka Allah telah memerintahkan malaikat untuk membangun dan menghias tanah datar yang bakalan menjadi surga kita, saat kita meninggalkan kebaikan maka malaikat tidak akan bekerja membangun dan menghiasi surga kita. Apakah anda akan malas-malasan mencari kebaikan dan berdakwah?
 
                Apakah anda ingat neraka? Tentu, karena itulah yang paling kita takuti karena itu adalah azab yang paling pedih dan tak ada bandingannya di dunia ini. Apakah kita akan terbebas dari neraka yang kita takuti, tentu karena Allah akan memasukan seseorang ke surga apabila tubuhnya bersih, dosa kita itu bagaikan coran semen, saat di dunia semen itu masih basah berupa coran basah yang apabila di siram dengan air bersih maka coran itu akan hilang bersama aliran air itu, dosa yang kita bawa mati (bawa ke akherat) maka seperti coran yang sudah terlanjur kering. Walaupun di siram air tidaka kan bersih kecuali di pukul dengan keras, seperti itulah perumpamaan dosa kita bagi umat muslim.
Kalau kita banyak dosa tentu kita akan di mampirkan dahulu ke neraka sebentar buat icip-icip sekaligus biar jiwa kita steril alias terpisah dari yang mana yang kotor dan mana yang bersih agar kita bisa masuk surga. Emas aja kalau masih tercampur sama pasir atau sama tembaga tidak akan di beli orang seharga emas murni maka untuk memisahkan Emas dengan material lain yang tidak berguna maka haruslah dibakar dengan suhu yang amat sangat panas, untuk memisahkan Keburukan dengan kebaikan kita maka Allah sudah menyiapakan neraka dengan api yang sangat panas agar jiwa dan raga kita bersih kembali.

Surga,,,
Engkau begitu jauh di pandangan mata,
Engkau tak terdengar oleh telinga,
Engkau tak terbayang oleh akal dan pikiran.

Surga,,,
Aku walaupun engkau jauh aku merindukanmu.
Aku ingin berada di sekelilingmu...
Aku ingin engkau menjadi tempat tinggalku...

Surga,,,
Aku tanam di dunia ini berbagai macam kebaikan.
Aku tebar di dunia ini berbagai bibit pahala.
Aku siram di dunia ini air kesejukan.
Agar aku kelak bahagia di akhirat nanti.

Puisi - Secercah semangat.

Febrian Iskandar | 03.29 | 0 komentar


Tidak terasa umur ku 21 tahun kini,
Dengan berbagai rintangan dan tantangan telah terlewati.
Terkadang aku menjadi karang yang kuat terhadap badai
Terkadang menjadi embun yang hilang bersama datangnya mentari.

Gelora takbir yang menghiasi hari-hari
Kini menjadi semangat berjalan di jalan dakwah ini.
Cemo’ohan dan hinaan datang silih berganti
Namun Allah dan surga-Nya lah sebagai motivasi.  

Berjalan di atas muka bumi ini,
Bagai berjalan di atas batu kerikil di siang hari
Kaki yang telanjang dengan panasnya mentari
Air mata yang mengalir menahan sakitnya hidup ini.

Kujadikan batu kerikil bukan sebagai tantangan
Tetapi sebagai obat dan manfaat hidup ini.
Karena aku percaya kepada Allah dan Al-Qur’an,
Sebagai pedoman dan juga penyemangat jalan ini.

Dakwah adalah jalan hidup saya,
Bukan suatu kewajiban dan keharusan diri.
Tapi dakwah adalah kebutuhan hidup saya,
Sebagai ladang persiapan akhir hayat nanti.

Aku tak sempurna seperti ulama,
Apalagi seperti para sahabat nabi.
Namun aku hanya seorang pemuda,
Yang mengharapkan surgawi Ilahi Robbi.

Coretan kertas untuk ibuku.

Febrian Iskandar | 16.20 | 0 komentar

Ibu,,,
Aku kangen ibu,,,
Dalam kesetiap harianku mengharapkan kasih sayangmu.
Selama ini aku butuh perhatianmu…
Aku butuh kasih sayangmu,,,

Ibu,,,
Engkau adalah teman sekaligus ibuku…
Engkau mengerti keadaan aku dan bahkan curhatan ria ku…
Begitu banyak tuntutan yang aku berikan…
Aku menuntutmu menjadi sahabat bahkan menjadi malaikat.
Disamping itu aku menuntutmu menjadi ibu yang hebat…

Ibu,,,
Dosakah aku yang begitu banyak tuntutan padamu.
Dosakah aku yang setiap hari meminta bantuan padamu ibu…
Dosakah aku yang saat ini jauh darimu masih butuh perhatianmu…
Engkau pelita hidupku disetiap relung jiwaku.

Ibu,,,
Maafkan aku yang tak hadir saat kau sakit…
Maaf kan aku yang tak ada saat kau butuh aku…
Maafkan aku yang jauh darimu saat untuk sementara waktu…

Ibu…
Ingin aku pulang bersamamu…
Ingin aku hadir disaat kau membutuhkanku…
Ingin aku menebus kesalahan dan dosa yang aku perbuat padamu…
Hanya do’a yang bias aku berikan untukmu…
Berharap ridho Allah yang selalu melindungimu…
I Love my mom…


Mahar Cinta

Febrian Iskandar | 12.10 | 0 komentar


Dalam dekap cinta yang aku rasa pada saat ini.
Dalam keseharian diri ini yang di lindungi ilahi robbi.
Mahar ini aku tulis dalam kesendirian hati ini.
Aku persembahkan untuk seorang bidadari.

Andai engkau tahu semua isi hatiku.
Aku akan merasa malu saat bertemu.
Andai engkau mendengarkan isi hatiku.
Hatiku melagukan rindu padamu.

Lembutnya sutra saat mejadi kain
Begitu banyak yang melihat dan merasakannya.
Lembutnya hatimu saat menyetuh hati ini.
Tak pernah ada orang yang tahu kecuali aku.

Allah memberikan cinta ini
Bukan untuk sementara waktu.
Tapi untuk seumur hidupku.
Inilah mahar cintaku.

Untuk Bidadari Surga (Calon Istri Idaman)

Febrian Iskandar | 14.57 | 0 komentar

Setiap hari dan setiap waktu kamu selalu ada di otakku.
Nadi terasa membeku dan hati mulai menderu.
Saat terbayang wajahmu dan teringat namamu.

Engkau bagai bidadari surga
Yang selalu terlihat ceria 
Cahaya muslimah mu yang selalu ada.
Membuat aku terkagum dan terpana.

Ya Allah...
Apakah dia tercipta untukku?
atau untuk orang yang sesempurna dia?
Kalau dia kau ciptakan untukku.
Jadikan perasaan yang sama padanya.

Ya robb...
Hambamu ini hanya memiliki rasa.
Hambamu ini hanya takut akan dosa.
Hambamu ini tak sanggup mengatakannya.
Hanya aku simpan di dalam dada.

Tak kala sudah pada waktunya.
Izinkan aku untuk mengkhitbahnya.
Jadikan aku sebagai imamnya.
Bahagiakan kami di dunia dan di surga.

Aku mencintainya karena Allahku.
Aku mencintainya karena Agamaku.
Aku mencintainya karena Keluargaku.
Aku mencintainya di separuh hidupku.

Hidup Selau Bergerak

Febrian Iskandar | 01.19 | 0 komentar

Malam yang indah dengan nuansa tenang.
Suara jangkrik menandakan masih ada kehidupan.
Bulan terlihat remang-remang dengan cahaya hanya tinggal sebagian.
Bintang  tertutupi awan yang senantiasa siap menurunkan hujan.

Jari-jari ini menari-nari di atas keyboard laptop ini.
Kata demi kata tertulis menyerupai ungkapan hati.
Tanpa ada ragu dan risau dengan keadaan jam dinding.
Di temani rasa dingin malam yang menusuk ke tulang.

Hidup itu perlombaan di mata Allah yang kuasa.
Bagaikan lomba ukir yang dinilai seberapa rumitnya.
Terkadang kita menghadapi tantangan yang tiada tara.
Kita juga mendapatkan hasil yang kurang sempurna.

Manusia itu hanya melihat dengan mata dunia.
Tanpa berfikir seberapa sulit penciptaannya.
Manusia hanya memikirkan warna, bau dan rasa.
Tanpa memikirkan kandungan di dalamnya.

Sahabat,
Berjalanlah terus menuju kehidupan.
Walau gelap malam menjadi hambatan.
Walau jurang yang dalam tak nampak dari kejauhan.
Namun ada tepi jurang yang bisa menjadi penunjuk jalan.

Sahabat,
Hidup itu pelajaran dan tantangan.
Hidup itu adalah ladang dalam masa penanaman dan perawatan.
Tak jarang pelajaran itu bisa menyesatkan.
Tantangan hidup pun bisa menjadi benteng pertahanan.

"Tidak Aku (Allah) ciptakan manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku (Allah)"
(Q.S Adz-Dzariyat ayat 56)

Syair Alam Buatmu.

Febrian Iskandar | 16.57 | 2komentar



Merpati akan lari saat di dekati.
Merpati lebih liar saat di perhati'i.
Merpati akan sepi saat tak ada yang menghiraukannya.
Karena merpati hanya melihat dengan mata dunia.


Merpati tak kenal tuannya.
Terbang kesana dan kemari tanpa tujuan pasti.
Biar Allah yang beri jalan untuknya.
Sampai dia melihat dengan mata hati.


Melati putih akan mekar setiap hari.
Menaampakkan indah warna mahkotanya.
Di petik orang dengan sesuka hati.
Tanpa ada harga di mata dunia.

"Allah telah memberikan petunjuk kepadaku sehinga aku bisa mengenali diriku sendiri dengan segala kelemahan dan kehinaanku". 
(Kata Mutiara dari : Ali Bin Abu Thalib ra)

#Semoga tersampaikan isi syair ini. Kepada setiap pembacanya

Bait Rindu.

Febrian Iskandar | 23.32 | 0 komentar


Dalam hening malam
Ditemani cahaya bulan dan bintang.
Dalam angan-angan,
Teringat pada suasana siang.

Siang tadi bukan aku sengaja untuk menyendiri.
Tapi hati ini gundah karena sifat ukhty.
Aku merasa kita belum halal untuk ini.
Tapi hatiku merasa rindu tanpa di komandoi.

Duduk sendiri memandang seisi kelas.
Mata ngantuk hatipun ikut malas.
Tapi rindu semakin terasa buas.
denyut jantung berdetak terasa seakan lepas.

Dari kejauhan aku hanya berani memandangmu.
Saat ada waktu lidahku seakan terasa kaku.
Hanya untuk menyapamu bibirpun terasa kelu.
Aku sadar engkau belum menjadi istriku.

Salam rindu untukmu wahai calon istriku.
Walau tak jadi tak masalah bagiku.
Yang terpenting Allah maha tahu.
Akan semua isi hatiku.

Dari Selaput Sampai ke Baju Besi

Febrian Iskandar | 21.11 | 0 komentar

Assalamualaikum wr wb.
Engkau telah melewati masa selaput lendir yang transparan.
Dahulu engkau begitu licin dan mudah hancur.
Kini engkau sudah berubah menjadi kulit.

Engkau masih menjadi kulit yang lunak dan lembab.
Engkau akan menghadapi tantangan dunia yang keras.
Engkau masih masa dimana mudah sekali terkelupas.
Engkau butuh vitamin yang bisa membuat kamu lebih kuat.

Masa sulitmu adalah masa kulit yang lunak.
Dimana tantanganmu lebih besar dari yang sebelumnya.
Dimana masa kini lebih besar dari yang pernah kau hadapi.
Sekali kau terkelupas dari kulit lunakmu.
Maka engkau akan sulit untuk mendapatkannya lagi.

Berjuanglah engkau wahai sahabatku.
Jadilah engkau sebagai panglima perang di dirimu.
Dengan merubah kulitmu menjadi baju besi yang kuat.
Yang bisa melindungimu dalam hiruk pikuk dunia ini.
Yang bisa menjadikanmu sebagai suplemen bagi orang lain.
Yang bisa merubah di sekelilingmu menjadi kupu-kupu.

Tertanda 


Udo Febrian
Siap membantu dalam perubahanmu

Fitrah

Febrian Iskandar | 07.45 | 0 komentar


Setiap relung jiwa selalu mencari titik ketenangan.
Setiap datang ketenangan selalu ada tantangan.
Setiap tantangan itu pasti ada jalan.
Setiap jalan itu membawa suatu perdamaian.

Aku pandang status biru yang ada di facebook itu.Aku tersenyum seakan ada sesuatu yang sedang menyirami hatiku.Aku seolah bangun dari tidurku.

Ingin rasanya aku katakan apa yang ada di hatiku.
Terpintas harapanku yang dahulu pernah aku gantung padamu.
Seakan aku mendapatkan titik terang di hatiku.

Tapi aku hanya bisa "Diam" menunggu waktu.
Karena aku takut kelak perkataan aku menjadi racun bagi aku dan kamu.
Aku berharap Allah bisa menjaga kamu untukku.
Aku akan selalu menjadi yang lebih baik dari kamu.
Karena aku ingin menjadi Imam kamu.
Sesungguhnya aku cinta kamu bukan dari bibir ku.
tapi aku cinta kamu dari hati aku.
Dari rasa Fitrah yang di berikan Allah padaku untukmu.
Karena itu aku cinta kamu bukan sebatas waktu.

Tapi aku cinta kamu karena Allahku.....
Aku cinta kamu karena Agamaku.....
Aku cinta kamu karena Keluargaku.....
Aku cinta kamu untuk pelengkap hidupku....
 
Created By : Febrian Iskandar | ABI | PPM
Copyright © 2011. Udo Febrian - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger

Selamat datang di Website pribadiku

www.udofebrian.com

Semua artikel yang ada di web ini adalah catatan dan juga cerita tentang diriku serta artikel ini sebagai penyalur kreatifitas hidupku. Aku suka membaca dan menulis maka aku buat artikel sebagai tempat dimana aku bisa menyalurkan hobiku.

Pertahtian buat pembaca

Mohon setelah baca tinggalkan komentar dan juga bagikan jika bermanfaat.

Profile Lengkap

Nama
Febrian Iskandar

Alamat
Palembang, Indonesia

Hobi
Membaca dan Menulis

Facebook
Udo Febrian

Twitter
@Udofebrian92

Status Hari ini

Assalmaualikum wr wb.
"Kalian adalah umat terbaik yang diutus untuk manusia. Kalian menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahlul Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik."
(Ali-Imran : 110)